Catatan Sebuah Perjalanan

Hidup adalah sebuah perjalanan yang penuh ketidakterdugaan, kata orang bijak. Banyak kejadian dalam hidup kita yang terjadi kadang meleset dari rencana kita, bahkan sering apa yang menimpa kita bertolak belakang dengan keinginan kita.

Sampai-sampai ada orang berpendapat tidak usah lah punya rencana A atau rencana B, toh nanti hasilnya pasti berbeda. Dengan kata lain, banyak orang lebih memilih menjalani hidup ini “bak air mengalir”. Jalani saja dan hadapi saja kenyataan halangan dan rintangan.

Namun ada juga orang yang tetap bersikukuh untuk membuat rencana A dan B dan C dalam kehidupannya.

Lalu saya ada disisi sebelah mana?

Baca selebihnya »

Pemesanan Buku

Buku Pengantar Piping Stress Analysis dengan CAESAR II saat ini masih tersedia sebanyak kurang lebih 70 buah. Seperti mungkin sudah mengetahui bahwa buku ini tidak dijual di toko buku dimana saja.

Awalnya pemesanan hanya dapat dilakukan melalui email saja, namun saat ini saya memutuskan untuk pembeli atau bagi yang berminat memesan bisa menghubungi Bapak rachmat Mihardja di nomor HP: 0811891920. Anda bisa mengatur sendiri dengan beliau mengenai teknis pembayaran atau pengambilan buku.

Terima kasih sekali lagi saya ucapkan sebesar-besarnya kepada rekan-rekan yang sudah membeli buku saya tersebut serta yang akan memesan.

SAya juga mohon maaf sudah lama sekali tidak mengupdate blog ini karena kesibukan pekerjaan. Tapi saya akan mulai kembali mengupdate blog ini.

Serba-Serbi-Tanah-Arab (2)

Dulu, semasa saya kecil, apa-apa yang berbau arab, atau ada orang Arab, pasti lah dia orang Islam. Bahkan, ketika sudah besar sekalipun, asumsi saya pun tak berubah.

Sekarang, ketika saya sudah tinggal di tanah arab, bukan cuma umrah yang sebentar saja dan pastilah perginya cuma Makkah dan Madinah plus Jeddah Airport, maka asumsi dan persepsi saya sudah berobah total.

Ceritanya begini.

Dirumah saya, dipasang Satelite TV, yang menangkap hampir 1000 channel dari seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia dengan MNC Channel nya. Jadi saya masih bisa nonton sinetron Indonesia serta berita-berita seputar pemilu.

Banyak channel yang berbahasa Arab, mulai yang dari Saudi sendiri, Qatar, Dubai, dan ternyata ada juga dari Lebanon.

Disinilah mulai cerita itu; mereka berbahasa arab, tappi sang wanita tidak berjilbab, malah bajunya ibarat ornag bule, banyak terbukanya. Tapi dia berbicara bahasa Arab.

Ada sinetron atau filem dari jazirah arab ini, yang semua perempuannya tak ada yang berjilbab dan ada adegan berpelukannya (jangan dibayangin berpelukan ala filem barat ya).

Selidik punya selidik, ternyata itu channel dari Lebanon, pantes saja, karena mereka juga ada non muslimnya.

Channel dari Dubai dan Qatar juga begitu, ada yang tidak berjilbabnya.

Lain kalau channel dari Saudi Arabia, sudah pasti lah berjilbab dan bahkan bercadar.

Lucunya lagi kalau nonton siaran bola, yang suprise..suprise, mau nonton apa, Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Perancis, Liga Arab, Liga Asia, Liga Champion Eropa, ada semua, dan penyiarnya kan berbahasa Arab, nah, pada saat gol, teriakannya tak kalah hebatnya dengan penyiar bule, sambil menambahkan: ” Allah..Allah ya Rabbi…Ya Allah…Ronaldo..sisanya bahasa arab..(misalkan si Roni yang bikin goal)..diulang-ulang terus perkataan Allah nya…

Sertifikasi

Apa sih perlunya selembar kertas yang bertuliskan “Certificate” atau “This to Certify…” bagi seorang Engineer?

Mungkin bagi sebagian orang mengatakan gak perlu sertifikat segala, yang penting kemampuan terbukti unggul. Apa gunanya ber-sertifikat kalau gak bisa apa-apa.

Saya termasuk yang tidak setuju dengan pendapat itu. Boleh saja anda mengaku sudah jago melakukan sesuatu, tapi itu kan baru dilingkungan anda saja. Bagaimana orang lain yang berada di luar lingkungan anda, atau luar negara anda, bisa percaya begitu saja promosi anda di CV tanpa ada “bukti tambahan”?

Memang sih bukti tambahan bisa saja berupa sudah pernah kerja di luar negeri jadi harusnya gak perlu lagi sertifikat macam-macam, misalnya saya yang sudah cukup lama bermain di dunia luar.

Tapi, menurut saya, tambahan sertifikat adalah perlu dan akan sangat mempermudah proses anda untuk diterima bekerja serta juga akan menaikan pandangan orang terhadap kita.

Harus diakui, dunia dimana kita tinggal saat ini masih memandang segala sesuatu atas materi, jabatan dan pendidikan.

Paling tidak, buat saya yang Mechanical Engineer, jelas saya adalah anggota PII dan pemegang sertifikat IP-Madya. Sekarang menjadi Member ASME, dan dalam proses menjadi member IMECHE UK, yang agak terlambat saya urus, seharusnya waktu di UK kemaren sudah bisa mendapatkan Membership dari IMECHE dan Chartered Engineer (CEng).

Saya juga sudah punya sertifikat HUET (Helicopter Underwater Escape Training) and Sea Survival.

Menurut saya, itu akan meningkatkan daya saing dan tentu saja akan mendongkrak salary kita.

Dan, saran teman bule saya, kalau punya sertifikat, tempelkan diruang kerja anda, maka akan ada perubahan yang akan terasa, paling tidak dari pandangan orang terhadap kita. Dia melakukan hal itu, dan dia bilang: “it works”.

Bagi disiplin lain, gak ada salahnya untuk mendapatkan sertifikat internasional, demi kemajuan prestasi anda.

Kalau anda lihat lowongan di Middle East, banyak yang mensyaratkan untuk memiliki Chartered Engineer atau kalau di US, Professional Engineer.

Jadi, sebelum terlambat, mungkin gak ada salahnya untuk mencoba mencari-cari sertifikasi apa yang cocok buat masing-masing kita.

Serba-Serbi Tanah Arab-1

the-compound

The Compound Saudi Aramco

Bekerja di Saudi Aramco, buat orang US dan Canada adalah sebuah impian. Makanya tidak heran, orang Amerika dan Kanada, bisa bekerja di Saudi Aramco sampai dua turunan, mulai dari bapaknya yang kerja sampai pensiun, dan kemudian anaknya juga kerja disini. Dengan semua fasilitas dan kenyamanan finansial yang diberikan oleh perusahaan, mana mau mereka melepaskannya begitu saja, kecuali ada hal yang diluar kemampuan mereka.
Baca selebihnya »