Hidup di London

Enak gak tinggal di London? Bandingannya sama apa dulu? Singapore? Jakarta? Dhahran? Kuala Lumpur?

Terus….London itu kan luas, dibagian mananya yang enak?

Kalau mau jujur, tentu saja harus diakui tinggal dan hidup di London itu amatlah menyenangkan. Saya saja yang sudah meninggalkan London untuk bekerja dan tinggal di Saudi Arabia sejak akhir 2008 lalu, masih selalu menyempatkan libur tiap tahun ke London. Paling tidak menghidupkan Permanent Resident saya sekalian menengok apartemen saya di Wimbledon.

Apa nya yang enak?

Yang jelas sistem transportasinya sudah mapan, jelas itu. Aturan pun sudah jelas dengan hukum yang tidak membedakan antara penduduk asli atau pendatang.

Racist? Saya belum pernah merasakannya kok selama ini, alhamdulillah. Selama ini, jika saya, istri yang pakai jilbab, dan anak-anak (yang kita semua kulitnya nggak putih), naik train, bus, underground, di Mall, Park; aman-aman saja.

Kalau di Singapore juga enak, tapi SIngapore bak kota penuh beton, dan warganya gak begitu bersahabat, menurut saya lho ya..

 

Jakarta? Pasti enak lah, asal gak macet… :)

So..secara umum, kalau punya pekerjaan yang layak, enakan memang tinggal di London, plus bagus juga buat pendidikan anak-anak.

 

Soal menjalankan Ibadah Islam; seperti sholat, puasa: tenang aja…dijamin sama undang-undang…yang penting niat ….

 

 

 

 

 

Posted in General | 5 Comments

Serba Serbi Ber puasa di Luar Negeri

Tanpa terasa tahun ini adalah tahun keempat saya menimati ramadhan di tanah para rasul. Enak gak sih? Apa sih bedanya dengan ramadhan di tempat lain yang pernah saya cicipi; London, Singapore, dan tentunya Jakarta?

Bedanya apa ya?

Hmm…yang jelas suasananya. Kalau di Arab Saudi, kerjanya hanya setengah hari, walau yang beda keyakinan mesti kerja full time. Sementara Mall dan toko-toko pada tutup siang hari, dan mulai buka full speed habis taraweeh sampai jam 2 pagi. Jika di musim panas seperti saat ini, temperatur bisa mencapai 48 C, sehingga orang jadi malas keluar rumah.
Tak heran penggunaan listrik sangat lah tinggi pada musim panas ini, apalagi listriknya murah bener. Malah, kalau yang tinggal di komplek perumahan saya malah listriknya gak bayar alias perai, kata orang awak.
Satu hal lagi yang saya amati di Saudi ini, performance pegawai turun drastis. Pernah saya komentari teman saya orang lokal sini; jaman nabi Muhammad SAW dulu malah perang di bulan puasa. Pengen tau apa kata dia: Umat kita sekrang gak sekuat umat dulu kala….hallaah..alasan saja.

Intinya adalah puasa di Saudi ini bisa dikatakan godaan mata nya nggak ada. Lha jarang lihat perempuan lewat pakai rok seperti di Jakarta misalnya, atau milihat Susu Ultra berterbaran di London saat musim panas isaat duduk di Tube.

Jadi, tantangannya cuma di panas saja, yang bisa lah diatasi dengan masuk mesjid, kamar yang seperti bus ANS ke padang; Full AC, pakai toilet lagi.
Lain kalau di London di musim panas ini.

Temperatur memang cuma 25 C. Tapi gerah juga, karena orang Inggris nggak mampu bayar listrik yang mahal kalau mau seperti bus ANS Full AC tadi. Lagi pula, kilahnya orang Londo, musim panas kan cuma 3 bulan, gak perlu pakai AC lah. Padahal intinya sih gak mampu aja…he..he..sorry mate.

Nah..godaan terberatnya adalah kerja disana gak mengenal bulan puasa. Sama saja. Belum lagi kalau naik kereta bawah tanah, atau tube atau juga underground, dimana kaum hawanya menggunakan baju yang belum selesai.

Makanya banyak Ultra Milk bertebaran. Didepan mata lagi..gimana mau jaga puasa…

Di Jakarta lebih parah lagi…Berbuka bisa-bisa gak pernah di rumah. Kena macet mulu.

Jadi gimana sebaiknya? Dinikmati saja.

Bersyukurlah orang di London dan Jakarta yang menghadapi tantangan yang tidak tidak ringan dalam menjalankan ibadah puasanya.

Selamat berpuasa, semoga amal ibadah puasa dan sholat kita diterima Allah SWT.

Posted in Ceritaku | Tagged | 5 Comments

Berpikiran Positif, Gak Ada Ruginya

Saya mau bercerita tentang pengalaman karir saya dari seorang Piping Stress Engineer di EPC menjadi saat ini, Project Engineer di Oil Company.

Pertanyaan awalnya: gimana caranya? Apakah di Oil Company ada Piping Stress Engineer seperti halnya Piping Stress Engineer di EPC Company?

Ini pertanyaan basi alias sudah lama running around in my head. Piping Stress Engineer atau juga Piping Engineer di Engineering Company atau EPC; itu sudah jelas ada, bukan sekadar halusinasi lagi.

Tapi, Piping Stress Engineer atau juga Piping Engineer di Oil Company, dalam hal ini sebagai operating company, apakah makhluk bernama Piping Engineer itu ada dan mempunyai baju sendiri bukan menggunakan baju lain? Nah, ini baru dalam tahap perkiraan, duluu.

Sekarang, karena saya sudah pindah to the other side of table, dengan kata lain, sudah merasakan duduk di dua tempat yang berbeda, maka seharusnya bukan lagi sekadar bayangan dan perkiraan saja bukan?

Jawaban singkatnya: ada dan tiada…. Hghhh.
Continue reading

Posted in Ceritaku | 16 Comments

Catatan Sebuah Perjalanan

Hidup adalah sebuah perjalanan yang penuh ketidakterdugaan, kata orang bijak. Banyak kejadian dalam hidup kita yang terjadi kadang meleset dari rencana kita, bahkan sering apa yang menimpa kita bertolak belakang dengan keinginan kita.

Sampai-sampai ada orang berpendapat tidak usah lah punya rencana A atau rencana B, toh nanti hasilnya pasti berbeda. Dengan kata lain, banyak orang lebih memilih menjalani hidup ini “bak air mengalir”. Jalani saja dan hadapi saja kenyataan halangan dan rintangan.

Namun ada juga orang yang tetap bersikukuh untuk membuat rencana A dan B dan C dalam kehidupannya.

Lalu saya ada disisi sebelah mana?

Continue reading

Posted in Ceritaku | 28 Comments

Pertanda Runtuhnya Kejayaan Ekonomi Inggris?

Saya perbaiki judulnya sedikit ya, biar kesannya tidak terlalu bleak.

Saat ini, secara resmi Inggris atau lebih dikenal dengan nama United Kingdom masih termasuk dalam 5 besar Negara Raksasa Ekonomi Dunia, paling tidak dilihat dari GDP. Negara terbesar GDP nya berturut-turut adalah USA, Japan Germany, dan China, baru terakhir dalam urutan 5 besar adalah United Kingdom.

Diantara ke lima negara besar tersebut, empat sudah secara resmi dinyatakan dalam kondisi resesi, yang berarti perekonomian mereka “kontraksi” dalam dua kuarter berturut-turut. Hanya China yang belum.

Continue reading

Posted in General | 11 Comments

Pertolongan Allah

Allah pasti akan menolong umatnya. Jelas sekali didalam Al-Quran Surat Albaqarah Ayat 214 Allah mengatakan bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat.

Membaca ayat tersebut mungkin menjadi mudah dicerna ketika kita lagi dalam keadaan senang dan damai saja.

Tapi, kalau kita lagi dalam kesusahan, dalam kemalangan, lagi dapat musibah, bisa nggak ya kita menerima dan mengerti arti dari ayat tersebut?

Nggak mudah memang. Lha gimana mudah, orang lagi kemalangan dan kesusahan, terus disuruh sabar karena pertolongan Allah akan datang. Iya kalau langsung datang, kalau datangnya entar-entar, gimana hayo?

Sekali lagi…tidak mudah memang meresapi dan menghayati serta mengamalkan ayat tadi. Butuh hati yang tunduk dan tawaddu’ serta tawakkal, baru bisa menerapkannya.

Maksudnya, kita bisa menerima ayat itu dengan lapang dada ketika kita sudah terbiasa mendekatkan diri kepada Allah, senantiasa menghidupkan syiarnya, selalu menyebut nama Allah didalam setiap gerak langkah dan kehidupan kita, dan senantiasa memperbanyak amal kebajikan.

Jika sudah begitu, kita akan sangat yakin bahwa pertolongan Allah akan datang ketika kita lagi dilanda musibah dan kesulitan. Hati kita akan tenang dan percaya diri didalam menghadapi setiap kejadian dalam kehidupan kita.

Maka dari itu..ayoo..tingkatkan amal ibadah, perbanyak zikir-zikir mengingat Allah, perbanyak hapalan surat-surat Al-Qura sehingga kita bisa membaca dalam hati disegala kesempatan: diatas bis, kereta api, lagi macet, lagi nunggu bus, nungu di rumah sakit, apotik, lagi nunggu panggilan dokter gigi, antri bayar listrik, antri ATM, dan banyak lagi kesempatan untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada ALlah SWT.

Posted in Islam | 8 Comments

Singapore and London: Stepping Stone in My Career

Ketika pertama kali menginjakan kaki di dunia Piping Engineering, khususnya lagi Piping Stress Analysis, terus terang saja, seperti apa masa depan yang ada belumlah begitu jelas.

Mungkin karena memang tidak ada yang membimbing, atau mungkin juga karena orang-orang disekitar saya pun tidak tahu ada apa dibalik pulau. Yang jelas, filosopinya, ikuti saja air mengalir. Kemana air mengalir, kemana arus pekerjaan membawa, kesitulah kita akan sampai, itulah masa depan, katanya.

Saya terlalu naif waktu itu untuk mencoba meikirkan diluar konsep itu.

Baru setelah lima tahun bekerja dipiping stress, saya mulai agak sedikit terbuka, ketika dikirim ke Irvine, Los Angeles, California, kantor pusatnya FLuor Daniel, dulu itu. Diikuti dengan setahun di Brown and Root London tahun 1997.
Continue reading

Posted in Ceritaku, Kerja di London | 18 Comments