Surat kabar Inngris menyebutkan bahwa setiap tahunnya jumlah orang non-Inggris yang masuk dan kemudian tinggal serta bekerja di Inggris, dan kebanyakan tinggal di London, adalah sebanyak 500 ribu orang.
Kebanyakan dari Polandia, Bulgaria, Latvia, Lithuania, Pakistan, Srilanka, Bangladesh serta India.
Tapi, jumlah orang Inggris yang keluar dari Inggris dan menetap di luar negeri hampir sama jumlahnya dengan yang masuk.
Kita cerita yang masuk saja.
Kenapa juga pada mau ke London? Padahal mahal sekali kan biaya hidup disini.
Daya tarik utamanya tak lain adalah banyaknya pekerjaan yang bisa dilakukan mereka serta tingginya upah yang mereka terima, apalagi jika di compare terhadap mata uang negara mereka.
Awalnya, misalnya orang Polandia, yang disini sebut “Polish”, banyak bekerja di sektor non-formal, seperti kerja di restorant, kafe, cuci mobil, builder alias tukang bangunan, plumber alias tukang ledeng, dan electrician alias tukang listrik.
Soalnyanya memang bayarannya besar. Dan mereka bisa tidur rame-rame di satu kamar, misalnya.
Yang lain, cuci mobil. Satu mobil kalau cuma luarnya saja, biaya nya 5 pound. Kalau pakai acara disedot alias vacuum karpet, bersihin kaca dalam, dashboard, maka ongkosnya jadi 11 pound. Belum dari tip.
Itu buat yang cowok.
Yang cewek, kebanyakan kerja di restorant atau kafe.
Kerja di restorant Pizzahut, yang selalu ramai, adalah salah satu sasaran mereka, baik yang pelajar maupun bukan.
Memang ada aturan maksimal boleh kerja jika berstatus pelajar adalah 20 jam seminggu, tapi kebanyakan mereka malah kerja satu minggu penuh. Bayangkan saja, jika bergaji satu jamnya 6 pound, maka satu hari kerja yang bisa saja 10 jam, sudha dapat 60 pound, seminggu (6 har) jadi 360 pound. Sebulan kan sudah 1440 (kira-kira 26 juta rupiah). Bisa nabung banyak dia kan.
Belum lagi kalau jadi tukang batu alias “Builder”, wah itu “rate” nya lebih tinggi. Kalau dibikin per jam, maka mereka bisa dapat 30-40 pound per jam.
Tukang betulin Mesin Cuci, sekali datang sudah minta 50 pound, hanya ngeliat-liat, buka mesin cuci, terus ganti sekring, misalnya. Paling cuma butuh 20 menit.
Plumber lebih gila lagi. Pipa toilet macet, datang saja sudah bayar 70 pound, kalau parah rusaknya, siap-siap aja bakalan sobek dompetnya.
Pokoknya, yang namanya sektor non-formal di Inggris, adalah raja. Mereka super sibuk. Kalau mau pesan tenaga mereka, mesti booking dulu. Bisa-bisa dapatnya 1 minggu lagi.
Sekarang, sudah mulai banyak yang bekerja di sektor formal, seperti sekretaris, financial, banking, engineering.
Jadi, kalau anda ketemu orang Inggris atau orang dari Inggris lagi Holiday di Jakarta, Bali, US, dan ngaku sebagai Builder, atau Plumber, maka tu orang duitnya banyak, pendapatan pertahunnya bisa 50,000 pound sampai 100,000 pound.
Uang segitu murni buat dibelanjakan, setelah dipotong pajak, yang nggak besar, karena mereka adalah self-employee.
Lagipula, sekolah kan free, kesehatan free, hanya dentist saja yang bayar.
Makanya nggak heran banyak yang mau ke Inggris.
Bagaimana dengan orang Indonesia?
Kita memang agak susah masuk ke sini. Tapi, selalu ada saja yang bisa masuk.
Banyak teman-teman yang sudah tinggal disini, pada betah dan nggak mau pulang. Seperti saya? he..he, nggak lah, saya Insya Allah pulang kok.
Kebanyakan mereka misalnya kuliah S3, kemudian keterusan kerja di banyak Industri, seperti Airbus, telekomunikasi, computer, engineering, dengan gaji yang rata-rata 40,000 – 70,000 pound per tahun.
Gimana nggak betah. Dengan bekerja disini, sedangkan anak-anaknya bisa bersekolah dan mendapat pendidikan Inggris, free lagi. Kesehatan juga free. Hampir semua mereka sudah bisa memiliki rumah di Inggris.
Jadi, rumah sudah punya, Mobil pun ada, bisa jalan-jalan dengan nyaman dan aman ke pelosok Inggris, anak-anaknya bersekolah terjamin sampai kuliah. What else in your life could you ask for?
Contoh saja, jika kita mengendarai mobil dari London ke Manchester, akan melewati jalur Motorway yang bebas hambatan akan memakan waktu 4 jam. Jika capek, mau istirahat ada tempat peristirahatan yang dikelola oleh private.
Kalau mau merasakan jalan pedesaan dengan pemandangan yang khas, bisa melewati jalur sempit yang mulus pula.
Dengan berbekal satelite navigation bernama TomTom seharga 150 pound, anda bisa bepergian dan bertualang kemana saja di dataran Inggris tanpa harus takut nggak bisa ketemu tempat tujuan atau takut nggak bisa pulang.
Jadi, wajar saja sih banyak orang Indonesia yang betah danmau tinggal di Inggris umumnya dan London ini khususnya.
Memang, mereka harus menyeimbangkan dunia dengan akhirat.
Makanya pada rajin ikut pengajian dan berkomunikasi melalui milis yang ber-nada Islami.
DIarsipkan di bawah: Ceritaku

wah pengen banget tinggal di london, tapi kapan ya ???
o iya saya mau ngundang buat baca tulisan ini
makasih
http://realylife.wordpress.com/2008/01/13/pulang/
salamu alaikum
salam kenal ya pak donny, istri saya mau lanjut study di bradford untuk s3 jurusan akuntansi dengan beasiswa dari kampus di indo.
saya sebagai suami tentu saja agak bingung, rencana study sekitar 4tahun. sementara saya di sini sudah bekerja, walapun bukan pegawai kantoran. saya di jalur IT. sebagai web designer atau reparasi komputer atau apalah yang berkait dengan komputer. saya punya pengalaman kerja selama 2 tahun sebagai webdesigner di malaisia. yang menjadi masalah. saya bukan orang kuliahan.(sebenernya saya jebolan azhar cairo, tapi berhenti di tingkat akhir karena bosen kuliah
) saya murni otodidak. apa orang seperti saya bisa terpakai di bradford. kalo tidak, apa saya perlu kursus dulu untuk memperbaiki mesin cuci, tukang batu dll. demi mendukung cita cita istri tercinta.
inti pertanyaan disini apak. apa yang harus saya persiapkan untuk bisa bekerja di bradford bila saya nanti sudah ada disana? saya bingung dan takut je pak. Uk kan jauuuuh banget to. Semua memang allah yang akan atur. tapi usaha apa yang harus saya buat biar kami sekeluarga tidak terlantar di bradford.
jazakallah khoir sebelomnya.
wasalam
@coni,
Kelihatannya enak ya..apa memang benar begitu?
@really life,
Thanks
@Angan,
Bisa saja anda datang bersama Istri, dan anda malah bisa kerja full-time, kecuali kalau anda mesti ngasuh anak juga, soalnya Istri kan kuliah…he..he.
Tapi, nggak usah khawatir, IT di Inggris adalah bidang yang tak pernah sepi dari kerjaan, termasuk juga webdesigner.
Insya Allah, ada kerjaan menunggu.
wass
wah, betul juga yah. kalo semua keluar rumah sapa yang ngurus anak anak???
kalo dulu di malai saya bisa bolos kerja kalo istri ada kelas. di Sana boleh bolos gak yaaah?? he he he kebiasaan orang indo yang susah lunturnyaaaa. bolooooooosssss.
haiyaaa,
thanks ya pak atas infonya.
semoga semakin kerasan beribadah di London
makasih udah mampir hari ini
sering – sering silaturahmi ya pak
untuk Mas Angan, anaknya umur berapa??? Kalau datang ke UK, anak mulai umur 5 thn anak sekolah bisa gratis, lalu Mas Angan ini bisa kerja part time kan selama anak di sekolah..
Wah…baca cerita uda Donny ini jadi ikutan pingin ke London juga.
Apalagi anakku maniak MU…pingin banget dia sekolah di Inggris.
Masalahnya, ada gak ya University di Inggris (setara S1) yang ngasih beasiswa buat orang Indonesia selain lewat British Council (BC).
Listya,
Kalau untuk S1 memang agak susah beasiswanya. British Council aja cuma S2 setahu saya.
Harus ada jaminan di jakarta, baik dalam bentuk deposito atau rekening Bank, milik orang lain juga bisa, misalnya Om, tante, kakek, nenek…
dear mr. donny
mas saya mau tanya nih tentang biaya hidup di london.?
saya mendapatkan penawaran pekerjaan part time di uk!
apakah kerja part time cukup menanggung biaya hidup di uk?
saya mendapat biaya pembuatan visa,tiket penerbangan dan akomodasi dari perusahaan travel yang telah di tanggung oleh pihak perusahan tersebut!
apakah saya bisa survive di U.k dengan kerja pert time?
tolong hubungi saya di email saya
teenagers.47@gmail.com
Hello all,
we are a small organization dedicated to provide early guide to those interested to continue their study overseas, especially to the United States or United Kingdom.
we understand that this group is quite a popular group in yahoo, therefore why not joining and share some vision.
some of you may consider this as a concealed type of advertisment, but that’s ok. should there be negative comment or even expelling us from this group, that’s also okay with us.
anyway, should anyone of you interested in sharing visions with us, don’t hesitate to visit us at
http://www.homestay-uk.blogspot.com
http://www.homestay-us.blogspot.com
thank you,
indie
oh,,, i’m dying so much hopelessly in vain…
i wanna be there… in that great britain,,,
wanna have my accent,,, oh my dear fashionable god…
Hallo salam kenal…
Saya sedang kuliah di London, UK
Saya ragu untuk meneruskan karena belum mendapatkan pekerjaan juga sampai saat ini (3 bulan).
Yang ingin saya tanyakan sama seperti yang teenagers.47 tanyakan,
Apakah dengan kerja part time bisa mencukupi biaya hidup di London yang sangat mahal?
Mohon dijawab
Terima kasih
pak saya masih bingung untuk menetapkan ambil kuliah di london atau di nottingham? bagaimana dengan kehidupan di nottingham?
permisi om doni.
kenalkan saya adalah simkuring pria 30th, single, no kids, indonesia.
ijazah terakhir SMA, kemampuan ya sekedar merakit dan service komputer. dan pekerjaan2 sederhana lainnya.
saya fans berat dari segala tentang inggris, tentang sepakbola nya, bangunan bersejarahnya, dan tentunya wanita2nya yang cantik2,
tentunya tinggal di inggris adalah impian saya, bagaimanapun caranya, apapun jadinya saya disana,
om doni bisa ga bantu saya untuk cari kerja dan tinggal disana?
paling ga om jadi sponshorsip visa saya.?
mohon info nya ya om ke email saya:
facebook_usa@yahoo.com
Mas Don……..Ada mau tanya2 nih,
Saya ada dapat panggilan pekerjaan (Bidang telekomunikasi) di Southern England dengan payment 205 pound/ day…….Agen berharap bisa interview dengan cara chatting
Kira2 apa saja yang harus tanyakan ya?? Dan apa2 saja yang harus saya siapkan dari Jakarta agar saya tidak bermasalah waktu tiba nanti?? Maklum belum ada pengalaman nih keluar dari indonesia
Terima kasih