Lead Piping Engineer: The Story

Diambil dari Buku saya:


============================================================================

Lead Piping Engineer atau juga Piping Job Leader adalah orang yang bertanggung jawab atas segala aktifitas yang berhubungan dengan Piping didalam sebuah Project, baik dibidang teknis maupun non-teknis.

Seorang Lead Piping Engineer atau Piping Job Leader haruslah mempunyai kemampuan teknis yang mumpuni dibidang Piping sekaligus mempunyai kemampuan memenej bawahannya.

Singkat kata, Lead Piping Engineer atau Piping Job Leader adalah seorang Piping Expert sekaligus Piping Manager.

Dia diharapkan mampu mengerti dan memahami proses yang terjadi didalam piping system yang dia kerjakan, dan mampu mengawasi dan mengatur anak buahnya yang jumlahnya tentu akan sangat banyak.

Secara garis besar tugas dari seorang Lead Piping Engineer atau Piping Job Leader adalah sebagai berikut:

  1. Tugas pertama seorang Lead Piping Engineer sudah dimulai jauh sebelum project dimulai atau bahkan jauh sebelum project berhasil diperoleh. Lead Piping Engineer sudah harus ikut didalam setiap meeting mengenai persiapan untuk mengajukan proposal.
  2. Mengerti dan memahami secara rinci mengenai ruang lingkup pekerjaan Piping Engineering atau Scope of Work dari Piping Engineering. Ini sangat kritis dan perlu sekali demi lancarnya pengerjaan sebuah Project.
  3. Setelah mengerti scope of work, seorang Lead Piping Engineer harus menentukan dan membuat metode pengerjaan yang digunakan didalam mengerjakan Project tersebut, sambil kemudian menentukan jenis-jenis deliverables dari Piping Engineering.
  4. Dari deliverables, maka Lead Piping Engineer akan menentukan berapa kebutuhan man-hour untuk pengerjaan project tersebut.
  5. Selanjutnya, dari manhour, dia akan bisa menentukan kebutuhan personel untuk tiap-tiap sub-group.
  6. Menentukan estimasi kebutuhan material piping
  7. Mempersiapkan Piping Engineering prosedure, seperti prosedur untuk mengeksekusi project, dan prosedur lainnya.
  8. Mempersiapkan langkah-langkah pelaksanaan project dari sisi Piping Engineering.
  9. Memberikan pengarahan kepada setiap anggota nya tentang scope pekerjaan dan memastikan semua anggota mengerti akan jenis dan tipe project yang akan dikerjakan.
  10. Memilih dan menseleksi orang-orang yang akan menjadi anggota Piping Engineering.
  11. Mengamati trend project jika ada perubahan yang mempengaruhi cost atau biaya sebuah project, termasuk mengawasi produktifitas grup.
  12. Menghadiri rapat memimpin rapat, serta tidak lupa menyiapkan laporan mengenai status pekerjaan yang akan diberikan kepada Project Engineering Manager dan juga kepada Head Piping Departemen di Home Office.
  13. Pada akhir project, adalah merupakan tugas Lead Piping Engineer untuk membuat laporan akhir penutup Project, termasuk didalamnya membuat laporan yang berisi pelajaran yang bisa dipetik selama pengerjaan project dan langkah-langkah antisipasi dimasa depan.

Dari garis besar tugas dan tanggung jawab seorang Lead Piping Engineer atau Piping Job Leader, dapatlah dimengerti bahwa untuk menjadi seorang Lead Piping Engineer atau Piping Job Leader tentulah dibutuhkan seseorang yang mempunyai pengalaman yang cukup luas di bidang per-pipa-an.

Kemudian timbul pertanyaan siapakah yang bisa menjadi Lead Piping Engineer atau Piping Job Leader ini? Dari sub-grup manakah Lead Piping Engineer ini lebih banyak berasal atau menimba pengalaman?

Untuk itu mungkin perlu kita lihat masing-masing personil yang berada disetiap grup Piping Engineering.

Pada prinsipnya, sebelum menjadi Lead Piping Engineer, seseorang seharusnya sudah berpengalaman dan bekerja dibidang Piping Engineering.

Untuk bisa bekerja di bidang Piping Engineering, maka ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi, tergantung kepada sub-grup mana yang akan dimasuki.

Misalnya, jika ingin berkecimpung dan berkiprah di sub-grup Piping Material Engineering, maka orang tersebut haruslah mempunyai pendidikan berbasis Teknik Mesin (Mechanical Engineering) atau juga Teknik Metallurgy (Metallurgy Engineering).

Hal ini dirasa perlu karena pekerjaan Piping Material Engineering menuntuk seseorang untuk mengerti tentang material pipa, proses pembuatannya, serta sifat-sifat mekanik dari material pipa dan komponen-komponen lainnya, seperti flanges, fittings, bolt, nut, dan Valves.

Sedangkan untuk menjadi seorang Piping Stress Engineer maka sangat dianjurkan untuk mempunyai latar belakan pendidikan Teknik Mesin (Mechanical Engineering).

Hal ini juga karena sifat pekerjaan di Stress Analysis adalah sangat meminta dasar yang kuat dibidang mekanika teknik da mekanika fluida, disamping juga memahami masalah metalurgi dan ilmu logam.

Hal-hal dasar ilmu pengetahuan tersebut kebanyakan hanya didapat oleh lulusan dari Teknik Mesin, walaupun bukan berarti lulusan dari jurusan lain tidak bisa menjadi Piping Stress Enigneer, hanya saja mungkin akan membutuhkan usaha yang lebih keras.

Sementara itu, Piping Design adalah sebuah grup yang agak berbeda dengan kedua grup sebelumnya. Perbedaanya adalah dalam hal sifat pekerjaan yang dilakukan setiap harinya tidaklah banyak bersinggungan dengan hal-hal yang memerlukan perhitungan dan perencanaan material atau perhitungan kekuatan suatu material.

Sebagaimana nama yang disandangnya, yaitu Piping Design, maka pekerjaanya adalah membuat layout dari suatu piping system. Harus diakui bahwa ilmu membuat layout piping system bukanlah sebuah ilmu yang dipelajari dimasa perkuliahan.

Hampir tidak ada Universitas di dunia ini yang mempunyai jurusan Piping Design Engineering. Dikatakan hampir, karena ternyata ada satu Univeristas di Amerika Serikat yang mempunyai jurusan Process Plant Piping Engineering dengan program S1 nya selama 4 tahun.

Selama ini, para Piping Designer kebanyakan berasal dari pendidikan Sekolah Menengah Tingkat Atas atau juga Sekolah Menegah Kejuruan dan kemudian mendapatkan pendidikan tambahan dalam hal drafting.

Dengan berbekal pendidikan drafting tersebut, kemudian mereka memasuki dunia Piping Engineering, berkesan dengan dunia piping, sehingga mereka terus bekerja selama bertahun-tahun, untuk kemudian menjadi sangat ahli dibidangnya.

Dalam pengalaman saya bergaul dengan Piping Designer, hampir seluruhnya mempunyai latar belakang pendidikan dan perjalanan karir yang sama, yaitu dari sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan, kemduian mengikuti kursus dan kemudian bekerja sambil belajar.

Namun perlu diingat bahwa untuk menjadi seorang Piping Designer tidak harus berpendidikan sekolah menengah atas, juga tidak tertutup kepada lulusan dari jurusan lain dapat berkarir sebagai piping designer.

Pada saat ini sudah banyak lulusan perguruan tinggi dibidang teknik yang berminat memasuki dunia piping design.

Salah satu jurusan yang mulai menyemarakan dunia piping design adalah para lulusan dari jurusan teknik arsitektur. Hal ini mungkin bisa dimengerti karena ada kemiripan dalam hal disain dan perencanaan.

Dengan demikian, kalau kita kembali ke pertanyaan awal, siapa yang lebih pantas untuk menjadi Lead Piping Engineer ? Jawaban singkatnya adalah bisa dari ketiga grup tadi, yaitu dari grup Piping Material Engineering, grup Piping Design dan dari grup Piping Stress Engineering.

Hanya saja, jika melihat sejarah dan fakta selama saya bekarir di dunia Piping Engineering, hampir semua Lead Piping Engineer berasal dari grup Piping Design.

Namun, perkembangan dunia EPC saat ini sepertinya mulai memberikan kesempatan kepada grup lain untuk menjadi LPE, seperti dari Piping Material Engineering grup dan dari Piping Stress Engineering grup.

Semuanya tentu berdasarkan pertimbangan yang matang oleh Piping Head Departemen perusaaan bersangkutan.

13 Tanggapan

  1. Di oil n Gas juga ada Fabricator dimana disana banyak sekali posisi Piping Production Engineer yang mengerjakan semua pekerjaan Fabrikasi,Installasi dan testing Piping tentunya juga termasuk material.
    Dan posisi mereka juga Piping Engineer,pertanyaannya sebenarnya Piping Engineer juga boleh di katakan bagi mereka yg bekerja di Construction Job ( Fabrikator ) ? atau yang ber-kantor di Jakarta saja? Memang kadang rancu juga.

  2. Mas Donny,

    Kalo yg ditugasin meriksa clash (tabrakan) antar jalur pipa atau dengan jalur piping rack, akses maintenance semua valve (SDV, Control valves, etc.) plus periksa semua safety in designnya itu harus piping designer atau piping engineernya sih ? Terus minimal pengalaman mereka sebagai checker harus berapa tahun menurut anda ? Belum lagi kalo masalah stress dan hammering yang ketahuan terlewat untuk dicek.
    Saya akhir2 ini sering complain masalah piping, ternyata yach menurut pengamatanku kompetensi dan experiencenya masih sangat kurang makanya complain datang dari orang process safety + HSE seperti saya.
    Mohon sharing ilmunya sedikit lagi yach.

    Thanks & BR,
    AAL

  3. Mas Donny, kalau ingin jadi Lead Piping Engineer berarti harus memiliki wawasan untuk ketiga disiplin piping di atas dunx yah (material, stress, design). Kalau katakanlah kita berawal dari material atau dari stress Eng, maka untuk menjadi piping design apa harus kembali menjadi drafter dulu? apa cukup dengan langsung masuk ke checker.
    Kira2 mas Donny nanti setelah mengeluarkan buku pengantar tentang stress analysis, ada minat untuk mengeluarkan buku tentang disiplin piping yang lain ga?

    Thx

    AFK

  4. Menurut saya seorang Piping Engineer harus mempunyai wawasan mengenai detail2 ilmu yg ada di piping engineering, seperti: piping desing, piping material, piping stress, fabrication, construction dan installation. Berapa tahun yg diperlukan untuk mempelajari ini semua adalah tidak diketahui, tergantung banyak faktor tentunya. Keinginan anda untuk belajar, itu pertama.. Buka mata buka telinga..
    Yg kedua tentu tempat bekerja anda… Ada perusahaan yg memisahkan detail2 ilmu diatas ke dalam group tersendiri, biasanya perusahaan ini adalah EPCI Company skala besar. Untuk EPC Company skala kecil yg produknya berupa modul2 atau skid2 kecil, piping engineer bisa mengerjakan semua hal di atas. Chiyoda Corporation di Yokohama Jepang, adalah salah satu EPCI Company skala besar yg punya program rotasi untuk piping engineernya supaya bisa menguasai detail2 ilmu di atas. Company lain seringkali menggabungkan juga piping engineering dengan mechanical static, dan ada juga yg bercampur ria dengan process.

    Buat Pak Alvin,
    Complain itu normal saja, piping itu khan salah satu discipline saja, masukkan dari discipline lain mutlak perlu, makanya ada prosedur yg namanya IDC dan Design Review tokh..

  5. Justru itulah alasan saya nanya Bang Maurice, kira2 berapa tahun piping designer dan piping engineer yang afdol untuk mencek semua clash yg terjadi termasuk hammering dan stressnya ? Saya pingin tahu pengalaman minimumnya supaya mengerti dan bisa memberi advise contractor akan hal ini, ngga hanya mengandalkan IDC. Gaps ini terutama saya pikir perlu dihindari untuk fast track project.

    Thanks for any advise.

    AAL

  6. Tambahan,
    untuk jadi Pipe Stress Engineer, dari lulusan Teknik Sipil juga bisa. Karena ketika saya ke perpustakaan nya IKPT, saya tidak menemukan masalah piping stress analysis di bukunya Mechanical eng. Justru ketemu nya di buku general engineering, yang dibagi per sub bab menurut disiplin yang ada dan ternyata di bagian disiplin Civil, malah ada hitung-2an dgn judul pipe stress analysis. Mungkin akan bentrok sedikit ketika ketemu dengan equipment-2 yang biasa ditangani Mech Eng. Atau ketika berlogika dengan masalah aliran fluida.

  7. salam,

    Nambahin dikit, bener juga apa yang dikatakan ama Bang Yos, secara umum hampir rata-rata piping engineer berlatar belakang mechanical, tapi sebenarnya tidak menutup kemungkinan untuk disiplin lain karena untuk piping sendiri tidak ada sekolah formalnya.
    tinggal pribadi orangnya mau menggali lebih dalam untuk mencari tau lebih atau ga.. bukan begitu bang yos

    trims
    halim

  8. Buat semuanya..
    Selamat Hari Raya Idul Fitri,
    Mohon maaf setulusnya Lahir Bathin Ya

    hlm

  9. Ass. Salam Kenal Mas Don, saya kagum dan bangga
    dengan mas Don…

  10. bung donny, perkenalkan saya denny saya fresh graduate dari Mechanical Eng. saya baru bekerja di perusahaan kontraktor dan fabrikasi, saya di beri kepercayaan oleh bos untuk desingn piping, strees dan konstruksi untuk proyek2 oil and gas, saya mengalami kesulitan karena saya baru lulus yang di kuliahan tidak dibahas dalam, apakah ada seminar/trainingnya untuk pekerjaan saya, dan saya harus belajar kemana? karena saya tidak ada pembimbing dan bos saya sangat mempercayakan saya dan saya tidak mau mengecewakan dia, tolong di replay ke email saya thx. email saya dny.surya@gmail.com

  11. saya orang baru dalam marine inspection, kalau bisa saya ingin belajar banyak mengenai marine,,, mohon bantuannya…. kemana saya bisa dapat banyak info….
    atau harus email kemana……email saya skg adalah pur_w4nt0@yahoo.com atau purwanto@aquamarinedivindo.com
    thanks

  12. mas Don mau tanya nih tentang perbedaan yang terliahat antar piping design sama pipeline design? terkadang agak sedikit bingung tolong pencerahanya mas don…
    sama tanya tentang main job piping designer/engineer sama pipeline designer/engineer? apa aja yang wajib kita harus tahu, mohon pencerahnya juga ..makasih mas don

  13. Saya pengelola kursus piping designer di sebuah universitas di jakarta, mencari tenaga pengajar yang bisa mengajar di hari sabtu or minggu.
    Jika anda berminat silahkan hubungi saya di 081210005562

Tinggalkan Balasan