Serba Serbi Ber puasa di Luar Negeri

Tanpa terasa tahun ini adalah tahun keempat saya menimati ramadhan di tanah para rasul. Enak gak sih? Apa sih bedanya dengan ramadhan di tempat lain yang pernah saya cicipi; London, Singapore, dan tentunya Jakarta?

Bedanya apa ya?

Hmm…yang jelas suasananya. Kalau di Arab Saudi, kerjanya hanya setengah hari, walau yang beda keyakinan mesti kerja full time. Sementara Mall dan toko-toko pada tutup siang hari, dan mulai buka full speed habis taraweeh sampai jam 2 pagi. Jika di musim panas seperti saat ini, temperatur bisa mencapai 48 C, sehingga orang jadi malas keluar rumah.
Tak heran penggunaan listrik sangat lah tinggi pada musim panas ini, apalagi listriknya murah bener. Malah, kalau yang tinggal di komplek perumahan saya malah listriknya gak bayar alias perai, kata orang awak.
Satu hal lagi yang saya amati di Saudi ini, performance pegawai turun drastis. Pernah saya komentari teman saya orang lokal sini; jaman nabi Muhammad SAW dulu malah perang di bulan puasa. Pengen tau apa kata dia: Umat kita sekrang gak sekuat umat dulu kala….hallaah..alasan saja.

Intinya adalah puasa di Saudi ini bisa dikatakan godaan mata nya nggak ada. Lha jarang lihat perempuan lewat pakai rok seperti di Jakarta misalnya, atau milihat Susu Ultra berterbaran di London saat musim panas isaat duduk di Tube.

Jadi, tantangannya cuma di panas saja, yang bisa lah diatasi dengan masuk mesjid, kamar yang seperti bus ANS ke padang; Full AC, pakai toilet lagi.
Lain kalau di London di musim panas ini.

Temperatur memang cuma 25 C. Tapi gerah juga, karena orang Inggris nggak mampu bayar listrik yang mahal kalau mau seperti bus ANS Full AC tadi. Lagi pula, kilahnya orang Londo, musim panas kan cuma 3 bulan, gak perlu pakai AC lah. Padahal intinya sih gak mampu aja…he..he..sorry mate.

Nah..godaan terberatnya adalah kerja disana gak mengenal bulan puasa. Sama saja. Belum lagi kalau naik kereta bawah tanah, atau tube atau juga underground, dimana kaum hawanya menggunakan baju yang belum selesai.

Makanya banyak Ultra Milk bertebaran. Didepan mata lagi..gimana mau jaga puasa…

Di Jakarta lebih parah lagi…Berbuka bisa-bisa gak pernah di rumah. Kena macet mulu.

Jadi gimana sebaiknya? Dinikmati saja.

Bersyukurlah orang di London dan Jakarta yang menghadapi tantangan yang tidak tidak ringan dalam menjalankan ibadah puasanya.

Selamat berpuasa, semoga amal ibadah puasa dan sholat kita diterima Allah SWT.

About these ads
This entry was posted in Ceritaku and tagged . Bookmark the permalink.

5 Responses to Serba Serbi Ber puasa di Luar Negeri

  1. Diananda R says:

    halo Mas Donny.
    Saya Diananda, wartawan Rakyat Merdeka. Kebetulan sekarang lagi hunting cerita warga negara Indonesia yang ngejalanin puasa di luar negeri.
    Nah, pas, Dian liat cerita mas Donny di atas soal perbedaan suasana bulan puasa di London dengan di Arab Saudi. Beda dengan cerita orang lain yang kebanyakan soal susahnya nyari takjil di mesjid terdekat.
    Kalau berkenan, dian pengen nerbitin cerita mas Donny di RM di halaman Internasional. untuk edisi 18-26 Agustus.
    Mohon dipertimbangkan, terima kasih banyak

  2. diajeng says:

    heheheheh…manarik juga ceritanya….seru…jd tahu adat puasa di negri orang :)

  3. iswahyu says:

    Pak donny buku pengantar PSA dengan caesar II pak donny sangat bagus. pak donny ada rencana nggak mau lanjutin yang jilid 2 nya?

  4. wah, urang awak kironyo da, salam kenal da, ambo dari pariaman,
    kini ambo karajo di bidang telekomunikasi, di bidang optimasi.
    kalau ado info2 karajo untuak telekomunikasi di sinan, agiah2 kaba yo da, :-)

    Salam kenal,

    Budiman Firdaus

  5. Perfect Girl says:

    Harusnya,ditambah dengan ftonya.
    Supaya lbh menarik…

    Salam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s